Bupati Majalengka H. Sutrisno mengatakan dengan adanya Bandara Kertajati akan membuka akses pariwisata dan meningkatkan sektor ekonomi di bidang pariwisata.

“Alam di Majalengka yang sangat indah dengan 1000 air terjun, Taman Nasional Gunung Ciremai, dan berbagai potensi lainnya, wisatawan bisa akses ke Majalengka melalui Bandara Kertajati,” kata Bupati Majalengka Sutrisno saat acara forum diskusi grup peringatan Hari Pers Nasional di Kantor PWI Majalengka, Rabu (09/02).

“Dengan hadirnya bandara, sektor pertanian akan terbuka bagi pasar luar negeri yang bisa datang langsung ke Majalengka dan membuka peluang sektor-sektor lainnya,” ungkap Sutrisno.

Sutrisno menegaskan BIJB pada 1 Mei akan diuji coba, pihaknya mendukung dan menghimbau warga Kertajati tidak memotong runway dan akan dipagar.

“Saya sudah kumpulkan para Kepala Desa dan Muspika Kertajati agar diimbau tidak lagi melintasi runway,” ungkap Bupati Sutrisno.

Di tempat yang sama Direktur Keuangan dan Umum PT BIJB, Muhammad Singgih mengatakan saat ini dibuka perekrutan karyawan untuk desa-desa terdampak sekitar bandara.

“Saat ini cair tahap ketiga sebesar Rp256 miliar untuk menyelesaikan 85 persen pembangunan dari nilai pembangunan Rp1,7 triliun yang baru dibayar 40 persen, dengan total anggaran pembayaran Rp2,6 triliun. Bandara Kertajati kedepan akan menjadi pintu pembuka ekspor mulai dari produk pertanian, kopi dan lainnya,” ungkap Singgih. /Citrust.id